Abdul Karim: Imigran Muslim India Jadi Kepercayaan Ratu Victoria
Abdul Karim mulai bekerja di rumah tangga kerajaan Inggris pada 1887 saat berusia 24 tahun dan Ratu Victoria berusia 68 tahun. Hubungan mereka yang dekat membuat ratu belajar bahasa Urdu selama 13 tahun dan mengubah pandangannya tentang Islam.
Abdul Karim merupakan imigran Muslim asal India yang menjadi juru tulis dan orang kepercayaan Ratu Victoria di Inggris. Ia mulai bekerja di rumah tangga kerajaan pada 1887 saat berusia 24 tahun, sementara Ratu Victoria saat itu berusia 68 tahun. Peristiwa ini terjadi setelah Inggris menjajah India selama 200 tahun secara bertahap sejak 1757 hingga India merdeka pada 15 Agustus 1947. Hubungan keduanya muncul karena banyak orang India yang dipekerjakan Inggris saat masa penjajahan, termasuk Karim yang berasal dari dekat Jhansi.
Karim lahir sebagai anak kedua dari enam bersaudara dari ayah bernama Haji Wuzeeruddin yang bekerja sebagai asisten rumah sakit. Pekerjaan ayahnya memungkinkan Karim menyewa tutor sehingga ia fasih berbahasa Urdu dan Persia sejak kecil. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia kemudian direkrut ke istana Inggris dan dengan cepat menjadi dekat dengan sang ratu.
Hubungan Victoria dan Abdul bukanlah hubungan percintaan biasa, melainkan ikatan yang sangat dekat dan penuh kepercayaan. Ratu Victoria belajar bahasa Urdu selama 13 tahun demi Karim, mereka saling berkirim surat, dan ratu bahkan menyebut dirinya sebagai ibu meski kadang mengakhiri surat dengan ciuman. Menurut penulis Shrabani Basu dalam buku berjudul 'Victoria and Abdul', Karim sangat berpengaruh mengubah pandangan Victoria tentang Islam meskipun ratu tidak memiliki kewenangan menentukan kebijakan negara.
Kisah hubungan mereka sempat ditutupi selama lebih dari 100 tahun karena dianggap kontroversial di lingkungan istana. Shrabani Basu menegaskan bahwa kisah ini penting untuk dipahami sebagai bagian dari sejarah panjang pertukaran budaya antara Inggris dan anak benua India. Hingga kini, catatan sejarah mencatat Abdul Karim sebagai salah satu imigran yang meninggalkan jejak mendalam di kerajaan Inggris.