AS Serang Lagi Iran di Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata
politik

AS Serang Lagi Iran di Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata

CNN Indonesia7 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Militer AS menembak jatuh empat drone Iran dan menyerang stasiun kendali di Bandar Abbas pada Rabu. Tindakan ini dilakukan sebagai respons defensif setelah Iran menembaki kapal tanker AS di Selat Hormuz.

Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan yang menargetkan operasi drone Iran di Selat Hormuz pada Rabu, 27 Mei 2026. Serangan tersebut dilakukan beberapa jam setelah Presiden Donald Trump membantah laporan Iran mengenai kesepakatan pemulihan lalu lintas komersial. Tindakan ini bertujuan melindungi pasukan AS dan pelayaran komersial yang terancam oleh aktivitas drone Iran di jalur strategis tersebut.

Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya menyatakan kepada Reuters bahwa militer menembak jatuh empat drone serang Iran serta menghantam stasiun kendali darat di Bandar Abbas. Serangan itu mencegah peluncuran drone kelima yang direncanakan. Pejabat tersebut menegaskan bahwa langkah ini bersifat terukur, murni defensif, dan dimaksudkan untuk mempertahankan gencatan senjata yang telah berlaku sejak awal April.

Kantor berita Tasnim Iran melaporkan bahwa Angkatan Laut Garda Revolusi Islam menembaki kapal tanker minyak AS yang mencoba melintasi selat dan memaksa kapal itu berbalik. Militer AS kemudian membalas dengan menyerang lahan terbuka di sekitar Bandar Abbas tanpa menimbulkan korban jiwa atau kerusakan. Media Iran juga menyebutkan empat kapal mencoba melintasi selat pada Kamis pagi namun dipulangkan setelah tembakan peringatan.

Presiden Donald Trump dalam rapat kabinet pada Rabu menepis klaim Iran soal draf perjanjian pemulihan pelayaran. Ia menyatakan tidak ada negara yang boleh mengendalikan Selat Hormuz karena merupakan perairan internasional. Trump juga mengancam Oman agar tidak mencoba menguasai jalur tersebut atau menghadapi konsekuensi serius.