Degradasi Wolves Dapat Rp2,7 Triliun, 8 Kali Lipat Inter Milan
Wolves mendapat 117 juta poundsterling atau Rp2,7 triliun setelah degradasi di Liga Inggris. Jumlah ini delapan kali lipat dari penghasilan Inter Milan sebagai juara Serie A.
Wolverhampton Wanderers tetap memperoleh dana besar meski mengalami degradasi dari Liga Inggris musim ini. Klub asal Inggris itu hanya mengumpulkan 20 poin dan finis sebagai juru kunci klasemen. Sementara itu, Inter Milan yang berhasil menjadi juara Serie A hanya menerima dana jauh lebih kecil. Ketimpangan ini terjadi karena perbedaan kekuatan finansial antara Premier League dan liga lain di Eropa.
Wolves akan menerima 117 juta poundsterling atau setara Rp2,7 triliun. Angka tersebut lebih dari delapan kali lipat dibandingkan 13,6 juta poundsterling atau Rp325 miliar yang diterima Inter Milan. Premier League terus berkembang pesat berkat pemasaran yang kuat sehingga kondisi keuangan klub-klubnya jauh lebih sehat.
Klub-klub Inggris mampu membangun skuad dengan lebih mudah dibandingkan mayoritas klub Eropa lainnya. Namun, kekuatan finansial tersebut juga membuat harga pemain melonjak tinggi. Setiap klub Liga Inggris yang menunjukkan minat dapat mendorong nilai transfer naik secara drastis.
Contoh nyata terlihat pada Liverpool yang membeli Alexander Isak seharga 125 juta poundsterling dan merekrut Florian Wirtz dengan nilai 116,5 juta poundsterling di awal musim ini. Ketimpangan keuangan ini terus memperlebar jarak antara Premier League dan kompetisi lain di Eropa.