Eksekusi Hotel Sultan 18 Juni 2026, Indobuildco: Masih Bisa Berubah
ekonomi

Eksekusi Hotel Sultan 18 Juni 2026, Indobuildco: Masih Bisa Berubah

CNN Indonesia27 Mei 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menetapkan eksekusi pengosongan Blok 15 GBK eks Kawasan Hotel Sultan pada 18 Juni 2026. PT Indobuildco melalui kuasa hukumnya menolak rencana tersebut karena dinilai berpotensi merugikan banyak pihak.

Rencana eksekusi pengosongan lahan Hotel Sultan akan dilaksanakan pada 18 Juni 2026 oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Blok 15 GBK eks Kawasan Hotel Sultan, Jakarta. Kuasa hukum PT Indobuildco, Hamdan Zoelva, menyatakan bahwa segala kemungkinan masih bisa terjadi sebelum tanggal tersebut sehingga rencana eksekusi belum final. Penolakan ini muncul karena eksekusi dinilai berpotensi menimbulkan masalah hukum dan ketidakadilan bagi berbagai pihak yang terkait.

Hamdan menegaskan bahwa sengketa yang terjadi hanya menyangkut tanah, bukan bangunan maupun bisnis hotel. Bangunan Hotel Sultan dibangun sendiri oleh PT Indobuildco tanpa menggunakan dana negara dan bukan dalam skema Build, Operate, Transfer. Oleh karena itu, bangunan dan kegiatan usaha hotel tidak dapat diambil alih hanya melalui proses eksekusi pengosongan lahan semata.

Jika eksekusi tetap dipaksakan tanpa memperhatikan hak-hak pihak ketiga, maka kegiatan usaha Hotel Sultan akan terhenti total. Dampaknya akan dirasakan oleh ratusan pekerja, tenant, vendor, mitra usaha, serta penerimaan negara dari pajak aktivitas hotel. Hamdan menilai pernyataan bahwa eksekusi merupakan tahap final terlalu menyederhanakan persoalan hukum yang sebenarnya kompleks.

Masih terdapat syarat-syarat penting yang harus dipenuhi sebelum eksekusi dilaksanakan, termasuk kejelasan objek, perlindungan hak pihak ketiga, dan jaminan sesuai ketentuan Mahkamah Agung. Hamdan menekankan bahwa penetapan pengadilan tidak berarti semua syarat hukum otomatis terpenuhi. Pihaknya siap menempuh berbagai langkah hukum jika eksekusi tetap dilanjutkan tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku.