Fuji Kehilangan Miliaran Rupiah, Harap Uang Kembali dari Mantan Karyawan
teknologi

Fuji Kehilangan Miliaran Rupiah, Harap Uang Kembali dari Mantan Karyawan

Tribun News6 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Fujianti Utami melaporkan mantan karyawannya atas dugaan penggelapan uang miliaran rupiah yang berlangsung selama dua tahun hingga Mei 2025. Ia masih menunggu pengembalian uang atau mobil yang diduga dibeli pelaku dengan dana tersebut.

Fujianti Utami alias Fuji melaporkan mantan admin media sosialnya pada Mei 2025 atas dugaan penggelapan uang senilai miliaran rupiah. Kasus ini terjadi selama kurang lebih dua tahun di mana pelaku memanipulasi bukti transfer antar-klien untuk menutupi jejak. Fuji mengalami kerugian besar karena pelaku mengirimkan bukti transfer dari klien lain saat diminta bukti pembayaran dari brand. Ia berharap uang tersebut dapat kembali karena kerugian yang dialami cukup signifikan.

Fuji membongkar bahwa mantan karyawannya menggunakan uang hasil dugaan penggelapan untuk membeli mobil dan memberikannya kepada pacar. Pelaku disebut sudah mencoba menghubungi pihak Fuji dan mengaku bahwa mobil tersebut sudah dijual. Pernyataan ini disampaikan Fuji dalam wawancara yang dikutip dari YouTube Intens Investigasi pada Kamis (28/5/2026). Ia menilai tindakan tersebut sebagai upaya menghilangkan barang bukti.

Setelah mengetahui mobil sudah dijual, Fuji menekankan pentingnya itikad baik untuk mengembalikan uang atau mobil tersebut. Ia menyatakan bahwa jika mobil dijual maka kesannya seperti menghilangkan barang bukti. Fuji lebih memilih mobil dikembalikan agar tidak menimbulkan masalah lebih lanjut karena dana tersebut berasal dari dirinya. Jika uang masih ada, ia tetap ingin haknya dikembalikan meskipun pelaku sempat panik.

Fuji memutuskan untuk melanjutkan proses hukum terkait kasus ini. Ia tetap mengawal perkembangan agar pelaku bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan. Harapan utamanya adalah pengembalian dana atau aset yang diduga berasal dari hasil penggelapan tersebut. Langkah ini diambil karena kerugian yang dialami cukup besar dan belum ada penyelesaian yang memuaskan.