Iran Setuju Transfer Uranium Diperkaya Tinggi ke China Usai Ancaman Trump
Iran menyetujui transfer uranium diperkaya tinggi ke China sebagai respons terhadap ultimatum Trump. Langkah ini muncul di tengah pernyataan Trump bahwa Iran harus menyerahkan atau memusnahkan uraniumnya.
Iran mempertimbangkan untuk menyerahkan uranium yang diperkaya kepada China setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman keras. Trump menyatakan bahwa Iran harus menyerahkan atau menghancurkan uranium yang diperkaya tersebut. Ancaman ini disampaikan dalam konteks mencegah Iran memiliki bom nuklir sama sekali.
Trump menegaskan bahwa 13 tentara Amerika Serikat telah gugur demi memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir. Pernyataan tersebut menjadi bagian dari tekanan yang mendorong Iran untuk mencari opsi transfer ke China. Beijing sendiri belum memberikan tanggapan resmi terhadap rencana tersebut.
Iran akhirnya menyepakati mentransfer uranium yang diperkaya tinggi ke China sebagai langkah konkret. Kesepakatan ini dilaporkan muncul setelah serangkaian pernyataan Trump yang memperingatkan akan kehancuran jika Iran tidak patuh. Proses transfer ini menjadi fokus perhatian internasional saat ini.
Para pejabat Iran dan China kini tengah membahas detail teknis pelaksanaan transfer uranium tersebut. Langkah ini diambil untuk meredakan ketegangan yang meningkat akibat ancaman militer dari Amerika Serikat. Dunia mengamati apakah kesepakatan ini akan benar-benar terealisasi dalam waktu dekat.