KRL Duri-Tangerang Mogok di Rawa Buaya, Penumpang Dengar 3 Ledakan
KRL Duri-Tangerang mogok di perlintasan Rawa Buaya setelah penumpang mendengar tiga ledakan. Gangguan tersebut membuat penumpang menumpuk di Stasiun Duri dengan kondisi gerbong gelap dan AC mati.
KRL Commuter Line rute Duri-Tangerang tiba-tiba berhenti di perlintasan Rawa Buaya pada Rabu malam. Penumpang di dalam kereta mendengar tiga ledakan saat kejadian tersebut berlangsung. Gangguan ini terjadi menjelang tengah malam dan langsung berdampak pada penumpukan penumpang di Stasiun Duri. Penyebab utama mogoknya kereta masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Suasana di dalam gerbong menjadi tegang setelah lampu mati dan AC tidak berfungsi sama sekali. Penumpang harus menunggu dalam kegelapan sambil berdesakan karena kereta tidak bisa melanjutkan perjalanan. Beberapa di antara mereka merekam momen tersebut untuk diunggah ke media sosial. Kondisi ini semakin memburuk karena banyak penumpang yang sudah lelah setelah seharian bekerja.
Imbas dari gangguan KRL tersebut membuat Stasiun Duri dipadati penumpang yang menunggu kereta pengganti. Antrean panjang terlihat di area stasiun hingga larut malam karena jadwal keberangkatan terganggu total. Petugas berusaha mengatur arus agar tidak terjadi kepadatan berlebih di dalam stasiun. Penumpang yang sudah turun di Rawa Buaya juga harus mencari alternatif transportasi lain.
Pihak operator Commuter Line belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti tiga ledakan yang terdengar. Sementara itu, penumpang yang terdampak terus memantau informasi terkini melalui aplikasi resmi. Gangguan ini menjadi perhatian karena rute Duri-Tangerang merupakan salah satu jalur sibuk di kawasan Jabodetabek.