Menteri Agama Nasaruddin Respons Kurban 1.098 Sapi Prabowo
Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan tujuan Iduladha sama dengan Idulfitri agar masyarakat tidak kelaparan. Penyaluran 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto menghabiskan Rp100 miliar dari APBN.
Menteri Agama Nasaruddin Umar merespons penyaluran 1.098 sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto pada perayaan Iduladha tahun ini. Ia menyampaikan pandangan tersebut di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/5). Nasaruddin menekankan bahwa semangat Iduladha sama dengan Idulfitri, yaitu memastikan tidak ada masyarakat yang kelaparan saat hari raya.
Menurut Nasaruddin, zakat fitrah bertujuan memenuhi kebutuhan karbohidrat agar semua kenyang pada Idulfitri. Sementara Iduladha melengkapi kebutuhan tersebut dengan protein hewani dari daging kurban. Ia berharap pada bulan-bulan kurban tidak ada orang yang tidak mengonsumsi daging.
Nasaruddin menyatakan pemberian hewan kurban terbuka bagi siapa saja, termasuk non-Muslim, selama bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan. Biaya pengadaan 1.098 sapi kurban presiden tahun ini menghabiskan anggaran sekitar Rp100 miliar yang bersumber dari APBN melalui program bantuan kemasyarakatan presiden.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiontoro menjelaskan program tersebut telah berlangsung sejak lama dari tahun ke tahun. Sementara itu, Ketua MUI Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh menyebut pembelian hewan kurban oleh presiden menggunakan APBN tidak bermasalah dalam hukum Islam karena APBN berperan sebagai Baitul Mal modern.