Neymar Yakin Pulih dari Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026
olahraga

Neymar Yakin Pulih dari Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026

CNN Indonesia18 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Neymar menepis kekhawatiran cedera betis yang dialaminya sejak 20 Mei 2026 dan memastikan kesiapannya untuk Piala Dunia 2026. Staf medis Brasil memilih pendekatan hati-hati karena pembengkakan masih memerlukan waktu pemulihan lebih lama.

Pemain timnas Brasil, Neymar, menepis kekhawatiran publik terkait cedera betis yang dialaminya jelang Piala Dunia 2026. Cedera tersebut terjadi pada 20 Mei lalu setelah Neymar diumumkan masuk skuad timnas Brasil sehingga harus menepi untuk sementara waktu. Pernyataan tersebut disampaikan Neymar usai laga Santos melawan Deportivo Cuenca di ajang Copa Sudamericana pada Selasa, 26 Mei 2026 waktu setempat. Ia ingin memastikan bahwa tidak ada kendala berarti pada kondisi betisnya saat ini.

Neymar mengaku sangat percaya diri menghadapi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. "Betis saya baik-baik saja," ucapnya ketika ditanya soal kesiapan setelah cedera. Ia bahkan membalas pertanyaan mengenai masalah yang dialami dengan nada santai dan optimistis. Keyakinan ini disampaikan Neymar di tengah persiapan timnas Brasil menuju turnamen akbar tersebut.

Meski demikian, staf medis timnas Brasil memutuskan untuk melakukan pendekatan yang hati-hati terhadap kondisi Neymar. Program pemulihan khusus telah disusun agar pemain berusia 34 tahun itu bisa tampil optimal di Piala Dunia 2026. Sumber menyebutkan bahwa pembengkakan di betis kanan Neymar tidak ringan sehingga waktu pemulihan mungkin lebih lama dari perkiraan pihak Santos. Akibatnya, kemungkinan Neymar fit untuk laga uji coba melawan Panama pada 31 Mei dan Mesir pada 5 Juni sangat kecil.

Brasil akan bersaing di grup C Piala Dunia 2026 bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Tim yang telah mengoleksi lima gelar Piala Dunia itu berharap bisa tampil maksimal meski harus mengelola kondisi pemain kunci seperti Neymar dengan cermat. Pendekatan medis yang hati-hati ini diambil demi menghindari risiko cedera yang lebih parah di turnamen nanti.