Rahasia Rekrutmen Como 1907: Sistem Data Bawa Klub ke Serie A
olahraga

Rahasia Rekrutmen Como 1907: Sistem Data Bawa Klub ke Serie A

Tribun News20 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Mirwan Suwarso menjelaskan Como 1907 menggunakan analisis statistik dan proyeksi bisnis untuk setiap transfer pemain. Sistem ini terinspirasi Moneyball dan kini mulai diadopsi klub Liga Champions.

Presiden Como 1907 Mirwan Suwarso membongkar sistem rekrutmen pemain klubnya pada Rabu (27/5/2026) dalam podcast Helmy Yahya Bicara. Ia menjelaskan bagaimana Como 1907 mampu menjadi kekuatan baru di Serie A hanya dalam waktu singkat berkat pendekatan berbasis data. Sistem ini diterapkan karena klub milik Grup Djarum ingin meninggalkan keputusan yang hanya mengandalkan insting semata. Mirwan menegaskan bahwa seluruh transfer dirancang sebagai investasi bisnis jangka panjang.

Como 1907 mengadopsi konsep Moneyball yang dipopulerkan Billy Beane di Amerika Serikat. Klub sempat bekerja sama dengan Billy Beane, pemilik Brighton Tony Bloom, serta mempelajari model analitik Liverpool. Mirwan mengatakan pihaknya melakukan reverse engineering terhadap sistem-sistem tersebut untuk menemukan kelemahan dan kelebihannya. Hasilnya, model rekrutmen sendiri berhasil dibangun dan kini digunakan beberapa klub Eropa termasuk peserta Liga Champions.

Proses penyaringan pemain dilakukan secara berlapis dan sangat ketat. Tim data memindai 500 hingga 1.000 pemain di berbagai liga dunia untuk posisi yang dibutuhkan. Dari ribuan data itu, sistem menyaring sekitar 30 nama yang paling sesuai dengan DNA permainan tim. Nama-nama tersebut kemudian masuk tahap pemantauan tim scouting sebelum akhirnya disaring menjadi enam pilihan pelatih.

Mirwan menekankan bahwa pendekatan berbasis data ini membuat keputusan investasi klub lebih rasional. Ia menyebut tidak masuk akal jika investasi besar hanya dijelaskan berdasarkan perasaan dan insting semata. Dengan cara ini, Como 1907 mampu membangun skuad kompetitif di tengah persaingan ketat Serie A.