Zulkifli Hasan Ungkap Alasan Langsung Minta Jabatan Menko Pangan ke Prabowo
Zulkifli Hasan mengaku meminta jabatan Menko Pangan langsung kepada Prabowo Subianto untuk membela petani. Ia juga mengklaim Indonesia tidak impor beras sepanjang 2025 dengan produksi mencapai 34,69 juta ton.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengaku secara langsung meminta jabatan Menko Pangan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (27/5/2026). Pengakuan tersebut disampaikan Zulhas dalam podcast bersama Refly Harun. Ia ingin fokus membela petani dan sektor pangan nasional karena memiliki kedekatan emosional serta ideologis terhadap isu tersebut. Latar belakangnya sebagai anak petani di Lampung menjadi alasan utama keputusan tersebut.
Zulhas mengungkapkan bahwa keinginannya memimpin sektor pangan berangkat dari janji masa kecil kepada ayahnya. Janji itu adalah membela kehidupan petani desa jika berhasil di dunia politik dan pemerintahan. Menurutnya, pengalaman langsung menghadapi ketimpangan ekonomi desa serta rendahnya posisi tawar petani membuatnya memilih bidang ini. Ia sempat diarahkan ke posisi Menko Perekonomian, namun tetap meminta tanggung jawab khusus di bidang pangan.
Sehari sebelum pelantikan kabinet, Zulhas kembali menyampaikan permintaannya kepada Prabowo Subianto. Ia menilai Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap isu swasembada pangan sejak lama. Agenda kemandirian pangan disebutnya sudah menjadi komitmen politik yang dibangun sejak beberapa kali pemilihan presiden. Pendekatan ekonomi pemerintah kini lebih berpihak kepada petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil desa.
Dalam podcast yang sama, Zulhas mengklaim Indonesia tidak melakukan impor beras sepanjang 2025. Produksi beras nasional naik menjadi sekitar 34,69 juta ton setelah pemerintah melakukan deregulasi distribusi pupuk dan menaikkan harga pembelian gabah petani menjadi Rp6.500 per kilogram. Ia menegaskan bahwa pangan merupakan hak warga negara yang harus dipenuhi agar Indonesia tidak bergantung pada impor.